Bingung Memulai Bikin Mod Map Baru? Disini Tempatnya

Pejindo Project menyediakan segudang tutorial pembuatan mod map paling lengkap - terutama untuk warga Indonesia dan negara tetangga.

image host

Nggak punya aset map atau nggak bisa bikin model? Disini sudah tersedia kok

Pejindo Project punya banyak koleksi aset dan model map. Mulai dari model jalan (road), persimpangan (prefab), rambu lalu-lintas (sign), dan masih banyak lagi.

image host

Masih kurang paham cara pakai tool dan menu di map editor?

Pejindo Project sudah siapkan kamus segala macam tool dan menu beserta fungsinya. Baik itu dari Item Properties maupun Toolbar yang disediakan di program Map Editor.

image host

Tutorial dari SCS Modding Wiki, juga tersedia disini loh!

Pejindo Project menyiapkan pembahasan versi -bahasa bayi- agar lebih mudah menangkap maksud perubahan fitur dan tool yang disediakan SCS. Link official : "https://modding.scssoft.com/"

image host

Sudah banyak belajar bikin mod map? Bagaimana kalau coba mainkan map satu ini?

Pejindo Project memiliki satu project utama yang dirilis sejak Januari 2021 sampai sekarang ini. Namanya map JRR (Java Road Revolution), berupa map add-on yang berfokus pada kawasan di pulau Jawa dan sekitarnya

Pembuatan Model Aset Game ETS2 & ATS dengan SCS Blender Tools (Part 2) - Impor File

Salam! Masih berkesempatan menyambut tutorial baru dari blog Pejindo.

Di tutorial SCS Blender Tools (Part 1) sudah membahas cara download dan instal program untuk bersiap membuat model map atau aset game ETS2 & ATS. Sekarang kita siapkan model yang ingin dijadikan aset model game tersebut.

Ada tiga pilihan yang dihadapkan :

1) Membuat obyek sendiri di program blender. Dalam artian buat, rancang, bentuk model 3D secara manual dari awal sampai jadi… Skip ke tutorial Part Selanjutnya.

2) Import obyek model 3D di format lain, seperti obj, 3ds, dll. Oke bisa, caranya tinggal klik menu File -> Import -> (pilih_format) -> Pilih obyek atau model 3D nya -> Selesai. Baru bisa lanjut memasukkan data, setting, dan semacamnya agar bisa diconvert jadi model aset game ETS2 & ATS… Skip juga ke tutorial Part Selanjutnya.

3) Import model map / aset game ETS2 atau ATS langsung… Oke, itu perlu dibahas disini.


#2 Pembuatan Model Aset Game ETS2 & ATS dengan SCS Blender Tools - Cara Import SCS Model ke Blender

Untuk bisa import model map / aset game ETS2 ke dalam blender dan bisa diedit dengan fitur dari addon SCS Blender Tools, maka perlu di-convert terlebih dahulu kedalam format mid versi SCS (yang singkatan PIM, PIP, PIT, dll.). Untuk itu perlu memakai program tool bernama “Converter PIX”.

Nah, sekarang kita bisa memakai tool Converter PIX. Pastikan sudah download dan instal di PC/Laptop masing-masing. Cara pasangnya baca lagi di tutorial Part 1.

Kali ini saya gunakan Converter PIX rekomendasi yang dibuat oleh mwl4x, atau nama aslinya Michał Wójtowicz, yang didownload via Github. Hanya tool itu yang paling up-to-date menurut saya. Oke, saatnya memulai.

Tampilan hasil import model mover di Blender 2.79 (sumber : SCS Modding WIki)

Pertama-tama, bagaimana cara mengambil model map atau aset game ETS2 & ATS?

Benar juga. Masih ingat tutorial awal buat map (baik versi saya maupun dari sumber yang lain)? Ada yang menyebut bahwa “ekstrak file base.scs untuk mendapat semua data file model map atau aset game”.

Dan itu memang benar. Kita perlu extract file base.scs yang ada di folder instalan game ETS2/ATS masing-masing. (hayo… tahu lokasi folder-nya tidak? Jangan sampai saya jelasin lagi disini ya…)

Oh iya mas, sepertinya ada tool khusus yang bisa extract tanpa harus bongkar base—iya tahu. Nanti dijelaskan di belakangan.

Untuk bisa mengekstrak file :

1) Pindahkan / Move file base.scs ke folder baru sembarang (yang memang disediakan khusus buat model map). Misal saya namai foldernya “ets2_base”

2) Download dan extract tool khusus bernama “SCS ExtractorDISINI. Lalu taruh di folder pada letak dimana file base.scs tadi dipindahkan.

3) Drag (klik lalu tahan dan geser kursor mouse-nya) file base.scs ke arah file SCS Extractor tadi (sampai menempel). Dan tunggu prosesnya sampai selesai (biasanya memakan waktu sekitar 15-20 menit)

4) Selesai. Kalau masih kurang boleh juga lakukan hal sama dengan file lain. Seperti file game DLC (yang ada awalan ‘dlc’ seperti dlc_east, dlc_blke, dll.) dengan cara seperti diatas tadi.

Keterangan : Perhatikan penyimpanan partisi harddisk di PC/Laptop karena isi base game ETS2/ATS saja hampir 10 GB.

Tips agar menghemat penyimpanan harddisk setelah extract base :

a) Jika kalian adalah mapper (atau ingin belajar buat map saja), maka hapus folder “vehicle” dan semua isinya. Karena disitu sebagian besar isinya adalah segala macam file data model truk, trailer, dan acc-nya. Itu saja sudah memakan 60% dari total file base.scs

b) Jika kalian adalah modder truk, trailer, bis, traffic, dan semacamnya, maka hapus folder “model”, “model2”, “prefab”, “prefab2”, “road_template”, juga sejumlah isi dalam folder “material”. Setidaknya biar samaan dengan size folder vehicle yang tadi.


Oke sudah paham kan? Sekarang bisa memulai convert model dengan ConverterPIX.

>) Buka folder (sudah di-extract dari .zip) ConverterPIX yang sudah disiapkan. Lalu buka folder bin -> win x86 -> converter_pix.exe

Um, kalau di klik langsung memang tidak bisa dibuka. Ada caranya sendiri berikut ini.

Cara A : Simpel tetapi Ganas (loh kok ganas kenapa…?)

1) Tadi sudah extract file base.scs dengan SCS Extractor ‘kan? Folder baru isi hasil extract file base tadi di-drag (klik lalu tahan dan geser kursor mouse-nya) langsung ke file converter_pix.exe sampai menempel.

2) Sudah, otomatis program langsung jalan untuk extract—bukan, maksudnya di-convert—semua isi file base.scs yang diextract tadi. Lagi-lagi butuh waktu lama sampai setengah jam lebih.

3) Selesai, hasilnya muncul folder baru dengan imbuhan “_exp” dan isinya nanti sudah berubah dalam format file yang berbeda.

4) Mohon cek kapasitas penyimpanan partisi harddisk lagi ya… karena ini bagian ganasnya. Meskipun simpel, tapi ini langsung memakan banyak ruang/kapasitas sampai harddisk/memori penuh (kecuali kalau punya harddisk eksternal). File hasil convert ke format mid-SCS seperti PIM PIT, dll, jadi tambah besar. Jadi cara ini agak… kurang disarankan.

Cara B : Pakai CMD (Command Prompt)

Ini cara agak ribet-ribet sedikit, tapi lebih aman.

1) Pertama buka program CMD nya (iya seperti biasanya di Menu Windows Start, tidak perlu mode administrator)

2) Cari lokasi file converter_pix.exe tadi, lalu bisa drag (klik lalu tahan dan geser kursor mouse-nya) ke dalam program CMD tadi biar tidak capek-capek ngetik. Setelah itu tekan enter.

3) Keluar juga teks fitur dan kode parameter untuk mengconvert model pmd ke format mid-SCS. Sebelum pakai dan mencoba, simak dulu petunjuknya di bawah :

-h = menampilkan teks petunjuk pemakaian (help)

-m <model_path> = meng-convert file model dalam mode single and menempatkan path lokasi model (relatif terhadap folder base yang tersedia)

-t <tobj_path> = meng-convert file tobj dalam mode single and menempatkan path lokasi file tobj (relatif terhadap folder base yang tersedia)

-d <dds_path> = meng-convert file tobj dalam mode single dan mencetak info prosesnya (absolute path)

-b <base_path> = menempatkan path folder base

Sekarang kita praktekkan cara memakai untuk convert satu model…

4) Di program CMD tadi, ketik parameter berikut :

converter_pix -b C:\ets2_base -m /model/shape

Keterangan :

converter_pix : ini jelas file .exe yang di-drag tadi, jadi otomatis di program CMD akan muncul sendiri

-b C:\ets2_base : parameter lokasi folder hasil ekstrak file base.scs yang sizenya besar itu.

-m /model/shape : parameter untuk memilih/select model yang ingin di-convert. Misal saya ambil /model/shape.pmd (yang bangun ruang polos seperti kubus, tabung, kerucut, bola, dll.)

Kalau sudah hasimnya seperti di Cara A tadi, keluar folder baru dengan imbuhan “_exp”. Tapi isinya agak berkurang jadi hemat penyimpanan harddisk.

5) Masih ada lagi, coba dengan ketik parameter berikut ini di program CMD :

converter_pix C:\ets2_base

Kalau ini tanpa tambahan parameter –b atau –m dsb. Dengan begitu maka yang di-convert adalah semua folder base yang sudah diekstrak dengan SCS Extractor (lah… sama dong dengan Cara A tadi, haduh…)

6) Kalau mau convert teksturnya caranya bagaimana? Ketik parameter berikut di program CMD :

converter_pix-b C:\ets2_base -t /material/environment/vehicle_ reflection.tobj

Keterangan :

converter_pix : ini jelas file .exe yang di-drag tadi, jadi otomatis di program CMD akan muncul sendiri

-b C:\ets2_base : parameter lokasi folder hasil ekstrak file base.scs yang sizenya besar itu.

-t /material/environment/vehicle_reflection.tobj : parameter untuk memilih/select tekstur objek yang ingin di-convert. Misal saya ambil dari folder /material/enviroment/vehicle_reflection.tobj. Nantinya file DDS yang terkait sama TOBJ itu juga akan di-convert sekalian.

Kalau sudah hasilnya keluar folder baru dengan imbuhan “_exp”. Tapi isinya agak berkurang jadi hemat penyimpanan harddisk.

7) Terus lagi, caranya convert file animasi/anim (.pma) bagaimana? Ketik parameter berikut di program CMD :

converter_pix -b C:\ets2_base -m /model/mover/characters/models/generic/m_afam_01 /model/mover/characters/animations/man/walk/walk_01

Keterangan :

converter_pix : ini jelas file .exe yang di-drag tadi, jadi otomatis di program CMD akan muncul sendiri

-b C:\ets2_base : parameter lokasi folder hasil ekstrak file base.scs yang sizenya besar itu.

-m /model/mover/characters/models/generic/m_afam_01 : parameter untuk memilih/select model atau mover yang ingin di-convert. Misal saya ambil model orang-orangan yang terletak di path folder /model/mover/ characters/models/generic/m_afam_01.pmd

/model/mover/characters/animations/man/walk/walk_01 : path tambahan (tidak ada embel-embel –m seperti sebelahnya) untuk memilih/select file format animasi (.pma) dari satu model/mover yang diselect sebelumnya.

Kalau sudah hasilnya keluar folder baru dengan imbuhan “_exp”. Tapi isinya agak berkurang jadi hemat penyimpanan harddisk. Selain itu, animasinya juga bisa dimasukkan di blender setelah convert tadi.

Cara C : Memilah-milah file base model

Sebenarnya ini bisa dibilang ribet juga, tapi agak lebih enak karena hanya main drag-drag folder. Mirip dengan Cara A diatas tapi bedanya cuma memilih dulu file-folder yang ingin diconvert.

1) Sebelum memilih model yang di-convert, buka map editor lalu tampilkan “Content Browser” untuk melihat apa saja isi dari sebuah model yang ingin diconvert. Misal model prefab yang satu ini.

Perhatikan path lokasi tiap komponen file mulai automat (.mat), tekstur .dds atau .tobj, juga model .pmd, .pmg, dan sebagainya.

2) Selanjutnya buat folder base baru sebelum convert. Misal namanya “base_jalan”

3) Masukkan semua file yang ditunjukkan di content browser tadi. Biasanya komponen untuk satu model terdiri dari file .mat, .tobj, .dds, .pmd, .pmg, juga .pmc (kalau ada). Ada juga file tambahan untuk tipe model tertentu. Misal kalau item prefab ada tambahan file .ppd, item mover/anim ada file .pma, dan lain-lain.

Kalau tadi ingin convert sebuah model prefab, maka di folder base yang baru harus ada file mat, .tobj, .dds, .pmd, .pmg, .pmc & .ppd sesuai data di content browser.

4) Jika dirasa sudah lengkap (ini harus diperiksa dengan teliti, itu sebabnya cara ini dibilang agak ribet) foldernya langsung di-drag (klik lalu tahan dan geser kursor mouse-nya) langsung ke file converter_pix.exe sampai menempel.

5) Sudah, otomatis program langsung jalan untuk extract—bukan, maksudnya di-convert—semua isi folder base baru tadi. Hasilnya akan muncul folder baru dengan imbuhan “_exp” seperti biasa dan isinya nanti sudah berubah dalam format file yang berbeda.

Tips khusus kalau ingin convert model lebih dari satu (tidak harus mengikuti data Content Browser) – cara favorit saya xD

a) Misal ingin convert satu folder penuh, “/model2/bridge/”

b) Copas (copy-paste) folder yang diambil itu di folder base baru sama seperti cara sebelumnya (boleh pakai nama lain)

c) Copas satu folder “automat” dari hasil ekstrak base.scs di langkah awal (jangan khawatir, size-nya kecil tidak sampai 10 MB)

d) Copas sejumlah folder di dalam folder “material” (itu berarti buat folder material dulu di base baru tadi) Biasanya yang paling utama folder “tiled”, “special”. Tapi kalau dirasa ribet amat, copas saja semua isi folder material itu tapi buang folder “road” dan “terrain” (kecuali kalau mau convert prefab).

e) Kalau isi sudah meyakinkan (lagi-lagi harus diperiksa dengan teliti, itu sebabnya cara ini dibilang agak ribet) langsung saja folder base baru tadi di-drag (klik lalu tahan dan geser kursor mouse-nya) langsung ke file converter_pix.exe sampai menempel.

f) Sudah. Hasilnya akan muncul folder baru dengan imbuhan “_exp” seperti biasa.


Apabila masih kurang paham bisa simak video cara pakainya di bawah ini


Cara D : Pakai Converter PIX Wrapper

Oh masih ada lagi, ya? Tapi kali ini pakai tool berbeda. Namanya Converter PIX Wrapper. Dengan begitu kalian tidak harus buat folder base baru, memikirkan penempatan folder dan file yang dibutuhkan untuk convert model seperti di cara B dan C. Namun tidak semua tipe model bisa convert dengan Wrapper tersebut (terutama model map, karena sejatinya itu dikhususkan untuk model truk/bis dan acc-nya…paling xD)

Dan karena saya sendiri juga nggak bisa pakai tool Converter PIX Wrapper jadi saya kasih tutorial video yang ini saja.


Oke, itu tadi semuanya adalah cara convert model kedalam file format menengah versi SCS (PIX). Sekarang tinggal bagaimana memasukkan model itu ke Blender.

1)  Buka blender masing-masing (saya sendiri pakai blender 2.79 kebawah), pastikan sudah terinstal addon SCS Blender Tools dan Conversion Tools (dari tutorial Part 1)

2) Klik menu File -> Import -> SCS Format (.pim)

3) [PENTING] Sebelum pilih model, tentukan/set terlebih dulu SCS Project Base Path biar filenya yang dipilih nanti akan kebaca semua (tidak ada tekstur hilang dll.) Yang dipilih adalah folder hasil convert PIX barusan diatas yang ada akhiran “_exp”

4) Sudah, tinggal cari file .pim yang ingin dibuka atau di-import.

5) Yey, akhirnya muncul juga kan. Kalau tidak ada tanda log/tulisan Warning atau Error maka proses convert tadi sudah dilakukan dengan sempurna.


Setelah itu kalian bisa utak-atik model yang ingin dibuat, mau ganti tekstur, ganti warna, ganti bentuk dan lain-lain. Terus semua itu bisa di-export balik jadi format .pmd, .pmg, dll. Tapi tutorial tersebut dilanjut di bagian berikutnya saja.

Jika masih ada masalah atau ada yang kurang di atas tolong sampaikan lewat komentar di bawah. Semoga post ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan yang baik, mungkin saja tidak ada satupun posting/artikel serupa di blog lain. Jangan lupa share (berbagi) post ini kepada semua orang.

Sekian dari saya, Wassalam!


Lihat Tutorial Sebelumnya :

## --- ##

Lihat Tutorial Selanjutnya :

## --- ##

 

Pembuatan Model Aset Game ETS2 & ATS dengan SCS Blender Tools (Part 1) - Download dan Instal

Salam! Akhirnya bisa menyambut tutorial baru dari Blog Pejindo.

Kalau biasanya blog ini banyak menyajikan tutor buat map, bagaimana kalau coba menyajikan tutorial buat model? Sebenarnya sudah banyak tutor serupa dari sumber-sumber lain. Jadi di blog sini bisa menjadi pelengkap + koreksi dari tutor yang sudah dibuat oleh yang lain.

#1 Pembuatan Model Aset Game ETS2 & ATS dengan SCS Blender Tools - Download dan Instal

Pasti banyak yang sudah tahu bahwa program aplikasi yang paling cocok untuk buat model game ETS2 maupun ATS ialah Blender. Eh, tapi ini bukan blender yang biasa dipakai membuat jus buah atau pop ice. 

Blender yang dimaksud disini adalah program aplikasi untuk membuat berbagai kreasi model 3D (tiga dimensi). Sebenarnya program itu sudah multi-fungsi juga, bisa buat model 3D, animasi, video-editing, sampai buat program (tapi hanya support Phyton kalau enggak salah).

Program itu termasuk open source dan bisa di-download secara gratis tanpa harus cr*ck seperti game yang… oke lanjut.

Informasi lebih detail tentang program itu, kunjungi saja di link di bawah : https://www.blender.org/

Seperti yang mungkin juga banyak orang diketahui, SCS sebagai pembuat game ETS2 dan ATS memakai program Blender diatas untuk membuat berbagai model, baik model truk, model map, dan sebagainya. Untuk para modder seperti kita sebenarnya juga sudah diberi fasilitas dengan program addon khusus yang dijalankan dengan Blender. Namanya SCS Blender Tools, yang kini menjadi tool resmi yang dipakai tim SCS untuk membuat berbagai model aset game mereka. 

Sebenarnya ada program serupa terdahulu yang sempat dibuat para modder, seperti Blender2SCS. Namun kini program itu sudah jelas tidak dikembangkan lagi karena ada SCS Blender Tools yang jauh lebih baik dan paling update (malahan pembuat program Blender2SCS sebenarnya juga bekerja di SCS dan membuat SCS Blender Tools itu sendiri).

Jadi bagi kalian para modder yang sebelumnya masih pakai Blender2SCS, ayo segera beralih dan ganti dengan SCS Blender Tool. Bisa ya?

Dan itu sebabnya saya buat tutorial ini agar kalian mau beralih dengan program baru itu. Oke lanjut…

Tampilan SCS Blender Tools di Blender 2.79 (sumber : SCS Blog)

Sekarang kita lihat dulu apa fitur yang bisa dipakai dengan SCS Blender Tools.

= Import – Ekspor file dengan tipe format menengah SCS (pim, pit, pic, …., akan dijelaskan di bawah)

= Sistem multi-object

= Sistem Part/Varian pada Object atau Model

= Locator Khusus (Model, Prefab, Anim, dll.)

= Sistem Tekstur dan Material versi SCS (menggunakan setting menu preset shader)

= Berbagai tool khusus dan tambahan lainnya

Oke, sekarang waktunya menginstal!

 

1) Blender 3D

Versi terbaru bisa didapat lewat sini (sayangnya minimal harus pakai Windows 8.1 atau Windows 10 keatas) DOWNLOAD DISINI

Yang paling banyak dipakai modder saat ini ada di bawah ini :

Ver 2.81 Win64 :

[Instaler] [Zip]

Untuk yang pakai OS lain (Linux atau macOS) langsung pilih DISINI ya

Kalau yang masih pakai Windows7 download yang ini saja di bawah :

Ver. 2.79 Win32 :

[Instaler] [Zip] 

Ver. 2.79 Win64 :

[Instaler] [Zip] 

Untuk yang pakai OS lain (Linux atau macOS) langsung pilih DISINI ya.

2) SCS Blender Tools

Untuk menginstal program tool ini harus sesuai dengan versi program Blender yang tadi sudah diinstal. Jadi jangan sampai salah pilih.

Informasi paling lengkap ada di situs SCS ModdingWiki

Daftar Instal sesuai versi Blender yang tersedia diatas :

Khusus Blender 2.79 (pengguna Windows 7) DOWNLOAD SINI 

Khusus Blender 2.81 (pengguna Windows 8) : DOWNLOAD SINI

Untuk Blender versi 2.9 bahkan versi 3.0 dst. (pengguna Windows 10 saja) Langsung pilih DARI SINI saja

3) SCS Conversion Tools

Kalau yang satu ini juga wajib dipakai, karena ini nanti berguna untuk meng-convert model yang sudah dibuat/diedit/dimodifikasi di program Blender tadi untuk diubah jadi file mod (pmd, pmg, pmc, dan sebagainya).

Silakan instal beberapa atau semua saja boleh. Pun bisa dipakai buat Blender berbagai versi & SCS Blender Tools semua versi pula. Jadi jangan bingung kalau versi ini harus pakai buat tool versi berapa dan sebagainya.

DOWNLOAD CONVERSION_TOOLS

4) Converter PIX

Nah, sebelumnya kalian harus tahu apa saja format menegah SCS untuk bisa dibuka di Blender dengan SCS Blender Tools.

==========

PIM (Prism intermediate model) = PMG (Prism model geometry : Anggap itu data poly-modelnya)

PIT (Prism intermediate trait) = PMD (Prism model descriptor : Anggap itu data definisi modelnya seperti look dan variant) & PMC (Prism model collision : data collision model)*

PIC (Prism intermediate collision) = PMC (Prism model collision : data collision model)**

PIP (Prism intermediate prefab) = PPD (Prism prefab descriptor : data definisi prefab seperti jalur gps, titik node, dll.)

PIA (Prism intermediate animation) = PMA (Prism model animation : data animasi model)

* Untuk collision yang berupa objek model langsung

** Untuk collision khusus yang bentuknya kubus merah di Blender

==========

Lah, kok mas-nya tahu semua singkatan itu?

Ada penjelasannya di SINI : https://modding.scssoft.com/wiki/Documentation/Engine/Formats

Makanya biasakan membaca sebelum mencoba sesuatu, sama seperti membaca buku petunjuk atau ReadMe sebelum pasang mod agar tidak crash. Oke…? Parah sekali kemampuan literasi kalian.

Ada dua cara memakai converter PIX, karena ada dua tool berbeda yang tersedia di bawah. Jadi tolong pilih salah satu saja ya.

a) ConverterPIX utama (Paling recommended)

Klik Link Berikut : https://github.com/mwl4/ConverterPIX 

(buka via browser PC/Laptop, caranya pilih menu “Code” yang kotak warna hijau lalu pilih “Download ZIP”)

b) ConverterPIXWrapper (Tambahan, tapi kadang gak semua perangkat PC bisa work)

Klik Link Berikut : https://github.com/simon50keda/ConverterPIXWrapper/releases 

(tinggal pilih link via ZIP)

Download ConverterPIX yang direkomendasikan (via Github)


Sudah siap dengan file yang di-download bukan? Oke saatnya menginstal.

A. Instal Program Blender-nya dulu. Pastikan sesuai spek Windows dan juga versi yang didownload sudah benar. Banyak tutorial-nya jadi saya ambil video ini saja untuk kalian simak. (saya pilih yang Blender 2.79)

B. Instal SCS Blender Tools + Conversion Tools

1) Pastikan dua tool diatas sudah di-download (semua berupa file ZIP)

2) Ekstrak yang SCS Blender Tools lebih dulu. Hasilnya ada folder baru bernama io_scs_tools

3) Pindahkan folder io_scs_tools tadi ke folder instalasi Blender : 

“Blender Foundation/Blender/(versi_yang_diinstal)/scripts/addon”

Cara mencari folder (Awas ya kalau kalian tidak tahu cara memindahkan folder atau malah tidak tahu path lokasi folder...) : 

Dibuka foldernya : Blender Foundation -> Blender -> (versi_yang_diinstal, misal 2.79) -> scripts -> addon

Cara Pindahkan folder io_scs_tools (sumber : SCS Modding Wiki)

4) Jangan lupa ekstrak juga file ZIP yang Conversion Tool di folder baru. Misal yang di-download “conversion_tool_2_8” Maka waktu extract nanti taruh di folder baru sembarang tempat, bernama conversion_tool_2_8 (atau nama sembarang asalkan path lokasi foldernya jelas dan mudah diingat)

5) Silakan buka program Blender hasil instalan tadi. Kalau ternyata enggak bisa dibuka, berarti ada problem di tahap A diatas tadi. Jadi cari solusi saja sendiri (tutorial banyak di internet)

6) Sekarang pilih menu File -> User Preferences.

Pilih menu "User Preferences" (sumber : SCS Modding Wiki)

7) Ada banyak tab menu, jadi pilih yang tab “Addon”. Lalu lihat menu di pinggir kiri. Ada bagian “Supported Level” jadi itu di-select semua (semua jadi biru). Terus yang “Category” pilih All yang dibuat jadi biru (sisanya dibiarkan). Setelah itu baru cari addon yang diinstal tadi. Ketik di kolom search dan tulis “SCS Blender Tool”.

Sudah ketemu kan, setelah itu tinggal centang Box di pojok kanan atas. Lalu keluar.

Untuk Blender versi 2.8, 2.9, 3.0, dst. Tampilannya agak berbeda sih tapi isi menunya sama. Dan caranya juga sama seperti diatas jadi jangan khawatir.

Mengaktifkan addon SCS Blender Tools versi 2.79 (sumber : SCS Modding Wiki)

Mengaktifkan addon SCS Blender Tools versi 2.81 (sumber : dolananchanel.blogspot)

8) Pastikan tampilan menu di halaman utama workspace di Blender berubah. Terakhir pilih menu File -> Save Startup file.

9) Oke selesai, sekarang bisa tata-tata menu, tool, dan sebagainya sesuai keinginan. Silakan tirukan seperti video berikut ya.

10) Terakhir, beri set directory / folder untuk instalan Conversion Tool agar bisa dipakai juga nanti. Pilih menu icon “Scene” (kalau di 2.79 gambarnya ada bola tabung yang kena cahaya lampu) Di bagian “SCS Tools” (ada logo cantik di sebelah) arahkan ke isian bertuliskan “Conversion Tools Path” dan browse/masukkan path instalan yang tadi.

Contoh input Conversion Tools Path Blender 2.79

Selesai, sekarang sudah siap membuat model.


C. Menginstal Converter PIX.

Seperti yang disebut sebelumnya, ada dua versi Tool yang berbeda. Jadi caranya agak beda juga.

Kalau ini saya tunjukkan yang Converter PIX utama, karena selain ini yang paling update juga akan sering dipakai buat tutorial selanjutnya.

1) Pastikan hasil download nya berupa ZIP. Lalu extract kedalam folder baru dengan nama “Converter PIX” (atau nama sembarang asalkan path lokasi foldernya jelas dan mudah diingat)

Sudah… itu saja. Selesai. Lah kok…

2) Ada cara beda juga untuk membukanya. Pertama via CMD (command Prompt) dan Kedua langsung dengan Drag&Drop folder base. Setelah itu, bersambung…. Tunggu tutor bagian selanjutnya saja daripada nanti terlalu panjang disini xD

Dibilangin juga apa kan…. Oke lanjut.

Kalau mau pakai yang Converter PIX Wrapper caranya sama seperti ketika menginstal SCS Blender Tools tadi.

1) Pastikan hasil download nya berupa ZIP. Lalu ekstrak file ZIP tersebut. Hasilnya ada folder baru bernama io_converter_pix

2) Pindahkan folder io_converter_pix tadi ke folder instalasi Blender : “Blender Foundation/Blender/(versi_yang_diinstal)/scripts/addon” (tak tampar kalau nggak tau caranya juga… duh kasar sekali masnya…)

3) Buka dan masuk lagi ke Blender, pilih menu File -> User Preferences, pilih yang tab “Addon”, cari addon yang diinstal tadi dengan ketik di kolom search dan tulis “Converter PIX”, barulah dicentang box nya.


Selesai, semua tool dan program yang dibutuhkan sudah terinstal dan siap digunakan. Maka setelah itu bisa mulai membuat model yang diinginkan.

Tapi tutorial tersebut dilanjut di bagian berikutnya saja. Jadi selamat mencoba.

Jika masih ada masalah atau ada yang kurang di atas tolong sampaikan lewat komentar di bawah. Semoga post ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan yang baik, mungkin saja tidak ada satupun posting/artikel serupa di blog lain. Jangan lupa share (berbagi) post ini kepada semua orang.

Sekian dari saya, Wassalam!


Lihat Tutorial Sebelumnya :

## --- ##

Lihat Tutorial Selanjutnya :

## --- ##

[Post] Pejindo Project : 6 Years Pioneering, 6 Years Survival

INFO: This post is made specifically as a recap—a historical record of the author's lifelong journey in modding and mapping activities. The name "Pj Indo" was officially changed to "Pejindo Project" in 2021.

INFO: Postingan ini dibuat khusus sebagai rekapan - jejak sejarah perjalanan aktivitas modding dan mapping seumur hidup penulis. Nama "Pj Indo" diputuskan untuk diganti menjadi "Pejindo Project" sejak 2021.

Updated: December 2022

English Version

Greetings! Septian_MR here!

First, I want to recap what has happened in the last few years:

  1. Pejindo Project - Journey from 1 to 2 Years
  2. Pejindo Project - 3 Years of Creativity
  3. Pejindo Project - Entering Year 4
  4. Pejindo Project - An Unexpected First Half-Decade (5 Years)

After all that's happened, a bright new opportunity emerged that allowed me to keep going for 6 years in the world of ETS2 modding and mapping.

New Map Add-on - JRR (Java Road Revolution)

Honestly, I never imagined this idea. Initially, I wanted to continue the abandoned Pj Indo Map project. But a modder, who might be considered a pioneer of the "Global Background Map" mod, named BenganJ (unfortunately, he has passed away), suggested (more like an idea) that I create an add-on map of Indonesia with a specific location, exactly on the actual globe using his background map projection.

I was hesitant at first because... could an Indonesian map be placed in a specific location hundreds of thousands of kilometers from the original base map (Europe)? I feared that this location would mess up game features like weather, the day-night cycle, and time acceleration. But nothing is impossible, right? Finally, I agreed and started working on a genuine Indonesian map, especially since I had already created a large collection of new map assets and models.

That big day came, marked by the birth of a new add-on map called Java Road Revolution Map on January 15, 2021, abbreviated as JRR.

The name idea came from a Facebook user's comment (I forgot the name) who suggested calling it JORR Map, because the first version of this map only covered the JORR (Jakarta Outer Ring Road) toll road area. However, I took it further and coined the name JRR.

Why "revolution"? Because, indirectly, this map became a pioneer in various aspects for the entire Indonesian modding community, including:

  • Not the first add-on map, as predecessors existed, but it became the first "special" add-on map created at a specific position according to the actual globe projection (other add-on maps were positioned haphazardly, near the UK).
  • Not the first map with the concept of Indonesian toll roads, as predecessors existed (though imperfect), but it became the map with a complete and complex toll payment system like real Indonesian toll roads.
  • The first map with the most complex road connections and interchanges compared to many other Indonesian maps.
  • The first map that is 100% using dynamic map templates & models.
  • The most complex and best Jabodetabek map.
  • The map with the most complex level of difficulty (in terms of technical creation) and the implementation of the most advanced features compared to others.
  • It became a "benchmark" mod map for all other Indonesian mod maps.

Even though it hasn't been a year yet, as of August 16, 2021, it has already released two follow-up updates. It's still fresh and has caught the attention of many. This map is still ongoing with many more "surprise" content.

The Fate of Pj Indo Map Now

I will never forget that I, the author of this post, first pioneered the mod map project named Pj Indo Map, which was first released on August 16, 2015. Speaking of flashbacks, I first got to know ETS2 at the end of 2014. And I started creating mod maps (and learning to use the map editor) in mid-May 2015 (after the release of the Scandinavia DLC at that time).

This map might not represent Indonesia in the real world (because it's a fictional map). But some "Indonesian flavor" elements are already noticeable, although it still has many shortcomings. To this day, I am grateful for the positive feedback from many ETS2 players for this map.

So, what is the latest news about this map? The last release of this map was version 2.71 on April 16, 2021. Fortunately, this map can still be used until ETS2 version 1.40.

Is this map still continuing…?

Even if I am reluctant to close this map project, although the map has been abandoned multiple times (one, because of focusing on the JRR map, and two, because of the old map model assets in the PJ Indo map), I am in a dilemma about whether to continue or not. Let's hope there are no more obstacles until whenever that time may come.

According to my personal statistics, the progress of this map only reached 20% of the initial target, which was to rebuild all regions in the southern island or right-hand traffic areas, plus a new left-hand traffic island with more extreme roads. If I had spent more time working on this map, the process should have reached 90% and targeted for release in ETS2 version 1.37 (estimated around March-April next year).

However, this Pj Indo Map has already garnered many valuable stories. From the first release four and a half years ago (ETS2 version 1.19), which was still rough and strange, to the year 2020, this IMAGINARY MAP is still standing strong. This map CANNOT BE COMPARED to any other Indonesian map, as it is so ODD and DISCONNECTED.

That's why, eventually, Pj Indo Map v2.7 will continue the valuable story that has been ongoing for years. This mod map will continue to endure, following the progress of the game that supports it. As the creator of Pj Indo Map, I continue to strive to maintain the main characteristics of this map compared to any other map, "An imaginative Indonesian-flavored add-on map, free, without DLC, and open to all WITHOUT PASSWORD."

I remind you that there is no need to report minor bugs like vegetation or road connections between the original map and this one (because most of this map consists of the original Pj Indo Map). However, I am very open to suggestions regarding serious and fatal bugs, especially since this map must adapt to the game updates that come with each patch.

I hope this map will continue to survive forever, and I deeply appreciate the efforts of many who have contributed to the making of Pj Indo Map until now.

Personal Reflections

Honestly, I'm incredibly grateful to have stumbled upon this unexpected hobby. It has been a great way to fill my free time, overcome boredom, and channel my energy into something productive—creating these mod maps. As I mentioned in some previous posts summarizing my achievements over the years, I first became interested in modding maps back when I started high school in 2015, right after the release of the Scandinavia DLC. A few months later, I released my first map, named Pj Indo.

The following year, I honed my mapping skills in a European mapper group (I'm not naming names since I'm no longer a part of it). I actually achieved a few milestones during that time, though many people might not realize or know about them. For four years, I mainly relied on foreign communities (there were a few people from Indonesia, but very few knew me :v). I went through a tough period, especially during my college years (which only added to the stress :v). But thanks to my perseverance, I managed to release the JRR map, connect with more members of the Indonesian modding community, and slowly become a respected figure… well, not really. I still have plenty of areas to improve on, as you all know.

Even now, I keep all the feedback, suggestions, and sweet praises from all of you—whether you only know the name or have played the maps many times. The mods I've created have been used by people from all over the world, including Latin America, Europe, India, and even Russia.

Important Dates

Speaking of "important" days, here are the ones I always remember related to my modding projects:

August 16

The first release of the Pj Indo map, marking the beginning of my journey in modding and mapping with my very first creation.

March 27

The day the name “Pejindo” was coined, and the initial launch of this blog (which contains tutorials for the map editor and information about the development of my mod maps for ETS2).

Where did the name "Pejindo" come from? It’s derived from my first map "Pj Indo," by combining the pronunciation Pe-je In-do = Pe + (je - in) + do = Pe-jin-do

It's been three years since 2017, but I sometimes miss this anniversary (twice, including last year) due to various reasons. Once because the blog was undergoing a revision, and another time because I was busy with the release of JRR v0.2 at that time.

August 1

The first launch of the “Blog Pejindo” Facebook Page around 2019 (I also didn’t commemorate this due to relaxing after the release of JRR v0.3).

January 15

The first release of the JRR map aka Java Road Revolution (a realistic Indonesia-themed map add-on). This milestone is still less than a year old, fresh from early 2021. It has already been updated twice.

That’s it for my candid thoughts today. I hope the coming year will be better than this one. Thank you and greetings!

- Septian_MR

Versi Bahasa Indonesia

Salam! Septian_MR di sini!

Sebelumnya, saya ingin merekap apa saja yang telah terjadi dalam beberapa tahun terakhir:

  1. Pejindo Project - Perjalanan dari 1 Tahun Hingga ke 2 Tahun
  2. Pejindo Project - 3 Tahun Berkarya
  3. Pejindo Project - Masuk 4 Tahun
  4. Pejindo Project - Separuh Dekade Pertama (5 Tahun) yang Tak Terduga

Setelah semua yang terjadi, terbitlah cerahnya kesempatan baru yang bisa saya lakukan demi bertahan selama 6 tahun di dunia modding dan mapping ETS2.

Map Add-on Baru - JRR (Java Road Revolution)

Serius, saya tidak pernah membayangkan ide yang satu ini. Awalnya saya ingin melanjutkan project Pj Indo Map yang terbengkalai. Namun ada seorang modder, yang mungkin menjadi pelopor dari mod "Background Map Global" bernama BenganJ (sayangnya beliau sudah tiada), memberi saran (lebih ke ide) untuk meminta saya membuat map Indonesia versi addon namun dengan lokasi yang spesifik, persis di lokasi sebenarnya di bola dunia menggunakan proyeksi background map buatan beliau.

Sempat ragu di awal karena... apakah bisa map Indonesia jika ditempatkan di lokasi spesifik yang jaraknya ratusan ribu kilometer dari base map original (Eropa)? Takutnya, di posisi tersebut sudah membuat kacau sejumlah fitur game seperti cuaca, pergeseran siang-malam, dan percepatan laju waktu. Namun tak ada yang tidak mungkin, kan? Akhirnya saya sepakat dan mulai mencoba membuat map Indonesia yang sesungguhnya, terlebih lagi dengan kumpulan aset dan model map baru yang sudah saya buat banyak sekali.

Hari besar itu tiba, tanggal 15 Januari 2021 ditandai sebagai hari lahir map addon baru bernama Java Road Revolution Map (terjemahan: Map Revolusi Jalanan di Jawa), disingkat jadi JRR.

Ide nama diambil dari salah satu komentar user Facebook (lupa nama orangnya) yang sempat memberi saran dengan nama JORR Map, karena versi pertama dari map ini hanya ada kawasan tol lingkar JORR (Jakarta Outer Ring Road). Namun ide liar dari saya sendiri men-cocoklogi-kan dengan singkatan itu dan ditemukanlah nama JRR tersebut.

Mengapa disebut "revolusi"? Karena secara tidak langsung map ini menjadi pelopor dari berbagai aspek bagi seluruh komunitas modding Indonesia, meliputi:

  • Bukan map addon pertama karena map pendahulu sudah ada, namun menjadi map addon "khusus" pertama yang dibuat pada posisi spesifik sesuai proyeksi bola dunia sesungguhnya (map addon lain posisinya agak kacau, di sebelah Inggris/UK).
  • Bukan map pertama yang memiliki konsep tol Indonesia karena map pendahulu juga sudah ada (meski tidak sempurna), namun menjadi map yang memiliki sistem bayar tol lengkap dan kompleks seperti di tol Indonesia sesungguhnya.
  • Map pertama yang memiliki koneksi jalan dan simpang susun (interchange) terkompleks dan terumit dibandingkan dengan banyak map Indonesia lainnya.
  • Map pertama yang 100% memakai aset map template & model dinamis.
  • Map Jabodetabek paling kompleks dan terbaik.
  • Map dengan tingkat kerumitan paling kompleks (dari segi teknik pembuatan) dengan implementasi fitur paling canggih dibandingkan yang lain.
  • Menjadi mod map "percontohan" untuk semua mod map Indonesia lainnya.

Meski belum genap setahun hingga tanggal 16 Agustus 2021 ini sudah rilis update lanjutan 2 kali. Masih fresh dan sempat menjadi pusat perhatian banyak kalangan. Map ini masih berlanjut dengan banyak konten "kaget" lainnya.

Nasib Pj Indo Map Kini

Tak pernah lupa, saya sebagai penulis postingan ini merintis project mod map pertama kali bernama Pj Indo Map, rilis pertama sejak 16 Agustus 2015. Bicara soal flashback, pertama kali kenal ETS2 justru di akhir tahun 2014. Dan awal bikin mod map (sekaligus belajar pakai map editor) dimulai sejak pertengahan Mei 2015 (setelah rilis DLC Scandinavia waktu itu).

Mungkin map ini tidak merepresentasikan Indonesia di dunia nyata (karena memang map fiksi). Tetapi sebagian “bumbu” rasa Indonesia yang masuk dalam map ini sudah cukup terlihat, meskipun masih banyak kekurangannya. Sampai sekarang saya bersyukur masih ada respon positif oleh banyak kalangan/pemain ETS2 untuk map satu ini.

Dan sekarang, bagaimana kabar terbaru dengan map ini? Terakhir kali rilis map ini di versi 2.71 pada 16 April 2021 lalu. Namun untungnya map tersebut bisa dipakai sampai ETS2 1.40.

Apakah map ini masih berlanjut…?

Kalaupun saya enggan menutup project map ini, meskipun map tersebut sudah berkali-kali ditinggalkan (satu karena fokus dengan map JRR, dua karena keberadaan aset model map yang lama di map PJ Indo), sampai saya dilema mau lanjut atau tidak. Doakan saja semoga tidak ada kendala lagi sampai entah kapan waktunya.

Menurut statistik pribadi saya, progress map tersebut hanya mencapai 20% dari target awal, yakni membangun ulang semua wilayah di pulau selatan atau wilayah trafik kanan, ditambah satu pulau baru ber-traffic kiri dengan jalanan lebih ekstrem. Seandainya saya lebih banyak menyempatkan waktu mengerjakan map ini, maka seharusnya prosesnya sudah tembus 90% dan ditargetkan rilis pada ETS2 versi 1.37 (perkiraan sekitar Maret-April mendatang).

Bagaimanapun, Pj Indo Map ini sudah mendapat banyak kisah berharga. Dari awal rilis empat setengah tahun lalu (versi ETS2 1.19) yang masih jelek dan aneh, sampai tahun 2020 pun MAP KHAYALAN ini masih terus bertahan. Map ini pun TIDAK BISA DISAMAKAN dengan map Indonesia manapun, saking ANEH dan NGGAK NYAMBUNG-nya map ini.

Sebab itulah, kelak Pj Indo Map v2.7 akan melanjutkan kisah berharga yang sudah berjalan bertahun-tahun. Mod map ini pun akan terus bertahan mengikuti kemajuan game yang menompangnya. Saya sebagai mapper pembuat Pj Indo Map terus berusaha mempertahankan ciri khas utama map ini dibanding map mana pun, “Mod map add-on imajinasi rasa Indonesia, versi gratis, tanpa DLC, dan terbuka untuk semua TANPA PASSWORD.”

Saya ingatkan bahwa tidak perlu melaporkan bugs minor seperti vegetasi, road connection antara map original dan map ini (karena sebagian besar map ini terdiri dari Pj Indo Map original). Namun, saya sangat terbuka dengan saran masukan terhadap bug yang serius dan fatal, terlebih lagi map ini harus menyesuaikan dengan update game yang selalu muncul dalam setiap patch-nya.

Saya doakan agar map ini tetap bertahan selama-lamanya, dan saya sangat menghargai usaha banyak pihak yang ikut andil dalam pembuatan Pj Indo Map ini hingga saat ini.

Curahan Hati Pribadi

Jujur, saya bersyukur sekali punya hobi tak terduga ini, demi mengisi waktu kosong, gabut, kebosanan dan sebagainya dengan cara membuat mod map ini. Seperti yang sudah saya tuliskan pada beberapa postingan daftar rekap pencapaian tahun-tahun sebelumnya pada poin di paling atas, dari saya awal masuk SMA, tepatnya pada 2015, atau setelah DLC Scandinavia rilis, saya tertarik belajar bikin mod map. Beberapa bulan berikutnya, rilis map pertama bernama Pj Indo.

Tahun berikutnya saya kembangkan skill mapping di grup mapper Eropa (maaf tidak saya sebut nama karena saya sudah jadi mantan) dan sebenarnya bisa membuahkan sedikit prestasi, cuma banyak orang-orang tidak sadar atau tidak tahu saja. Sampai 4 tahun berjalan dan cuma mengandalkan komunitas luar negri (ada yang dari Indonesia tapi masih sedikit sekali yang kenal :v) sempat menghadapi masa kritis sampai mental saya sangat terpuruk (apalagi di saat sibuk kuliah :v). Dan hasil kesabaran saya waktu itu ialah… rilis map JRR itu, kenal lebih banyak dengan komunitas modder/mapper Indonesia, dan pelan-pelan jadi sepuh.... Ah, enggak. Saya masih punya banyak kurang-nya kok… yah kalian semua tahu kan.

Dan sekarang pun saya masih menyimpan semua kritikan, saran, dan pujian manis dari kalian semua, baik orang-orang yang hanya tahu namanya saja maupun yang sudah memainkan nya berkali-kali. Padahal semua karya mod map yang saya bikin juga sudah dipakai oleh orang berbagai asal wilayah, mulai dari Amerika Latin, Eropa, India, bahkan Rusia.

Agenda Hari Besar

Bicara soal hari "besar", entah mengapa saya ingat aja hari-hari bikin project mod edisi saya sebagai berikut:

16 Agustus

Rilis pertama map Pj Indo, sekaligus merintis dunia modding dan mapping dengan karya mod pertama buatan saya.

27 Maret

Awal mula sebutan “Pejindo” sekaligus perilisan awal situs blog ini (kumpulan tutorial map editor dan informasi pengembangan mod map buatan diri sendiri, khusus game ETS2).

Kata "Pejindo" asalnya dari mana? Dari map pertama saya "Pj Indo" dibuat kombinasi istilah (lebih ke cara mengucap) menjadi Pe-je In-do = Pe + (je - in) + do = Pe-jin-do

Sudah lewat 3 tahun sejak 2017, namun peringatan satu ini kadang saya lewatkan (2 kali termasuk di tahun lalu) karena suatu hal. Yang satu karena blog tersebut sedang revisi, yang satu lagi disibukkan dengan perilisan map JRR v0.2 waktu itu.

1 Agustus

Pertama kali peluncuran Halaman Facebook “Blog Pejindo”, sejak sekitar tahun 2019 (tidak sempat diperingati juga karena proses relaksasi setelah JRR v0.3 rilis)

15 Januari

Rilis pertama map JRR aka Java Road Revolution (mod map add-on Indonesia yang realistis). Ini masih belum genap setahun, fresh dari awal tahun 2021 ini. Saat ini sudah update dua kali.

Oke sampai disini saya blak-blakan hari ini. Tahun mendatang harap menjadi lebih baik dari hari ini. Sekian terima kasih.

- Septian_MR