Bingung Memulai Bikin Mod Map Baru? Disini Tempatnya

Pejindo Project menyediakan segudang tutorial pembuatan mod map paling lengkap - terutama untuk warga Indonesia dan negara tetangga.

image host

Nggak punya aset map atau nggak bisa bikin model? Disini sudah tersedia kok

Pejindo Project punya banyak koleksi aset dan model map. Mulai dari model jalan (road), persimpangan (prefab), rambu lalu-lintas (sign), dan masih banyak lagi.

image host

Masih kurang paham cara pakai tool dan menu di map editor?

Pejindo Project sudah siapkan kamus segala macam tool dan menu beserta fungsinya. Baik itu dari Item Properties maupun Toolbar yang disediakan di program Map Editor.

image host

Tutorial dari SCS Modding Wiki, juga tersedia disini loh!

Pejindo Project menyiapkan pembahasan versi -bahasa bayi- agar lebih mudah menangkap maksud perubahan fitur dan tool yang disediakan SCS. Link official : "https://modding.scssoft.com/"

image host

Sudah banyak belajar bikin mod map? Bagaimana kalau coba mainkan map satu ini?

Pejindo Project memiliki satu project utama yang dirilis sejak Januari 2021 sampai sekarang ini. Namanya map JRR (Java Road Revolution), berupa map add-on yang berfokus pada kawasan di pulau Jawa dan sekitarnya

Trik Dasar Buat Map ETS2 Part 3 : Mempercantik Pemandangan Jalan (Item : Road)

#3 Teknik Dasar Map Editor (Mengolah dan Mempercantik Jalan Bag.1) [Item : Road]


Diperbarui pada : Juli 2021 
Alasan : Ganti Link

Salam! Sudah paham cara membuat dan menambah jalan di map editor? Kalau belum buka dahulu artikel ini berjudul Trik Dasar Mapping ETS2 : Menambah Jalan Sederhana.

"Jangan lupa LIKE Halaman Facebook untuk blog PEJINDO"

>> DISINI <<

Ini merupakan kelanjutan dari teknik dasar membuat map/peta yang baik di Program Map Editor untuk game ETS2 atau ATS. Setiap orang punya teknik dan gaya pembuatan map yang berbeda.

Masih membahas soal item road (jalan), setelah sebelumnya kalian belajar menambah item road, maka selanjutnya adalah mengolah dan mempercantik map supaya hasilnya seperti yang kalian inginkan.

Apa kalian mulai tidak sabar untuk membuat kota? Tenang… slow down, di trik dasar ini saya masih belum menyuruh kalian untuk membuat kota/city. Karena sebelum membuatnya, kalian perlu menambah beberapa script DEF, seperti nama kota, negara, company, dan lain-lain.

Saat ini kalian tidak harus memaksakan diri membuat sebuah kota. Karena khusus item jalan, kalian bisa menambahkannya di tempat apapun. Kalian bisa buat jalan pedesaan yang lapang, jalan berkelok-kelok menembus pegunungan, atau jalan dengan beberapa pemukiman di sisinya.

Hasil jadinya pun untuk saat ini cukup dijalankan lewat mode “Run Map”, tidak lewat profile game pada umumnya karena ada banyak komponen lain yang harus diberikan (kapan-kapan saya jelaskan di lain topik)

Saat ini saya pakai game ETS2 versi 1.35. Bagi kalian yang versinya tidak sama masih bisa mengikuti tutorial ini. Minimal versi 1.23 sampai versi terbaru saat ini (boleh di versi 1.28, 1.30, dsb.). Boleh juga dibuat di game ATS karena secara garis besar caranya sama kok.

Silahkan ikuti berbagai petunjuk di bawah ini.

 

1. Setting/Opsi Utama

Hal pertama yang harus kita mulai adalah mau diapakan jalan itu sendiri. Apakah jalan ini akan kita lewati atau tidak? Apakah jalan ini hanya dibuat pemandangan semata? Apakah jalan ini harus dilewati kendaraan atau tidak? Apakah jalan ini mau dibuat lajur kiri atau tidak? Dan lain-lain.

Di Item Properties sudah disediakan berbgai menu checklist di bagian atas. Pilih dulu sesuai keinginan. Kebetulan saya sudah buat tutorial terpisah di (Part 12) Fungsi pada Pilihan Ceklis di Item Properties yang Sering Digunakan

Selain itu, kalian juga harus baca tutorial (Part 15) Panduan Pemakaian Free Rotation untuk meghasilkan jalan yang enak dipandang dan tidak ribet.

Setelah selesai, lanjut ke bawah yuk!

 

2. Luas dan Kontur Tanah

Selanjutnya adalah mengatur terrain di sisi jalan itu sendiri. Dimulai dari lebar atau luas terrainnya.

>> Masih dengan satu item road/jalan yang tadi, buka lagi Item Properties. Caranya sama seperti diatas.

>> Lihat menu Terrain Size. Kalian bisa atur berapa lebar yang diinginkan. Default = 80. Makin kecil angkanya, maka makin sempit. Makin besar angkanya, maka makin lebar.

>> Untuk jalan dengan empat lajur (cityroad atau highway) kalian juga boleh mengatur Road height off. Fungsinya mengatur tinggi setiap sisi jalan dengan patokan-nya garis di tengah jalan.

>> Opsi lain yang bisa dipilih adalah Shoulder blocked, fungsinya hanya untuk menonaktifkan fitur Random Road Events saat dijalankan di game.

Bagi kalian yang ingin membuat jalan berbukit-bukit, yang satu ini juga harus dipertimbangkan. Bukan hanya sekadar menaik-turunkan height titik/node item road.

>> Fokuskan perhatianmu pada baris Terrain dimana ada tulisan “plain” disana (default). Kalian klik kotak tulisan itu, ada banyak pilihan yang bisa dicoba. Namun disini bukan hanya tertulis dalam bahasa inggris, melainkan bahasa asing lain yang membingungkan (kopce, planina, hraz, dll.). Biasanya setelah memilih konturnya, otomatis akan muncul preview-nya di pojok kanan atas dialog properties berupa garis.

Keterangan : agar memudahkan saya kasih gambaran umum jenis kontur yang sering dipakai.

--- alpine = lereng curam ala pegunungan alpen di Swiss --- down = lereng menurun (ada yang landai, curam, turun tipis lalu datar, atau bahkan hanya turun setengah terus naik lagi) --- bridge = undakan jembatan --- wall = undakan tembok --- hill = perbukitan (ada yang landai, curam, mirip tangga, bahkan bergelombang) --- plain = datar-datar saja --- steep = sempit atau rapat

>> Biar makin paham, gunakan mode kamera terbang (Free Camera) dengan tekan “C” di keyboard dan arahkan ke item jalan kalian agar bisa melihat kontur tanahnya secara langsung.

>> Ternyata konturnya bisa kita atur perbesarannya. Lihat kotak angka di sebelah kanan. Default = 1, dan kalian bisa atur sesuai keinginan, misal 0.5, 1.4, 2.2. Asalkan nggak aneh-aneh bentuknya.

>> Selain itu, di sebelah kanannya lagi ada tulisan 100%. Kalian bisa mengatur terrain noise atau kerataan tanah. 100% = kasar/tidak rata, 50% = sedang, 0% = rata dan mulus. Lalu di kanannya lagi ada tulisan 16 yang merupakan besar transisi antar setiap terrain yang berbeda.

>> Untuk memahami lebih lanjut tentang pilihan dan pengaturannya bisa membuka artikel ini berjudul Mengenal Item Properties (Road/Jalan).

>> Selesai, tekan OK.

"Jangan lupa LIKE Halaman Facebook untuk blog PEJINDO"

>> DISINI <<

3. Rumput dan Brush

Kita lanjut mempercantik terrain/tanah dari yang polos jadi berwarna-warni. Ayo, kita aktifkan mode seniman dan keluarkan jiwa seni sekuat-kuatnya.

>> Pastikan kalian sudah menambah sebuah item road/jalan di map editor kalian. Silahkan pilih Item Properties dengan ikon Kotak Biru dan Tanda Tanya, atau langsung tekan tombol ‘P’ di keyboard. Lalu pilih titik merah untuk membuka dialog propertiesnya.

>> Temukan label bertuliskan “material”. Dari situ kalian bisa memilih jenis tanah atau rumput yang diinginkan. Semuanya pakai bahasa Inggris, jadi kalian harus cermat dalam memilih.

Keterangan :

--- Jenis material sebagai berikut :: grass = rumput biasa (umumnya hijau); asphalt = aspal, kadang bisa menyerupai beton; field = ladang atau sawah; dirt = tanah biasa; forest = rumput liar (di hutan); rock = batu besar; soil = tanah kasar campur bebatuan; stone = batu kecil/kerikil; sidewalk = paving atau trotoar; dan lain-lain.

--- (ETS2 1.34 keatas) Varian/warna setiap material sebagai berikut :: green/green-ish = hijau (baik pekat atau samar-samar); dry = kering; brown/brown-ish = kecoklatan; red/red-brown = kemerahan; dark = gelap; yellow/yellow-ish = kekuningan; dan lain-lain.

--- Asal material berdasarkan nama akhiran (suffix) sebagai berikut :: sc = DLC Scandinavia (iklim kutub dan tundra); fr = DLC Vive la France (sisi utara, iklim kontinental); sfr = DLC Vive la France (sisi selatan, iklim mediterania atau cenderung kering); it = DLC Italia (iklim mediterania atau cenderung kering); balt = DLC Beyond the Baltic Sea (iklim kontinental, cenderung mendekati tundra); blke = DLC Road to the Black Sea (iklim kontinental, subtropis)

>> Kalau di Indonesia cocoknya pakai paduan antara texture berakhiran _fr atau _balt untuk wilayah lembab dan rindang, dan _it atau _sfr untuk wilayah kering. Kalau koleksi tekstur material di map editor kalian tidak lengkap, berarti kalian pakai versi game lawas. Saya sarankan buat map-nya pakai versi 1.34 dan 1.35 karena semua asetnya komplit meskipun kalian tidak punya full DLC.

>> Kalau sudah, tekan OK.

Mungkin masih polos juga. Ya sudah, kita coba melakukan brush-ing alias melukis terrain. (kalau versi lawas namanya stamp-ing).

Saya sudah buat tutorial ringkasnya di (Part 13) Tool Istimewa Map Editor ETS2 (1.30-1.35 keatas) jadi langsung buka saja dan pelajari pelan-pelan.

Maka hasil akhirnya seperti berikut ini.


 

4. Pohon

Berikutnya adalah saya sebut vegetation, padahal dilihat dari item properties justru vegetation yang dimaksud adalah pohon (terkadang bisa merujuk pada rumput dan semak-semak juga). Untuk penempatannya sendiri tergantung lokasi yang ingin kalian buat. Kalau membuat kawasan perhutanan, maka vegetasi/pepohonan harus banyak dan menyebar luas. Kalau di persawaan, maka hanya diperlukan pada jarak tertentu (sisaya improvisasi pakai item building). Kalau di gurun pasir atau padang sabana, kasih sedikit saja (sisanya improvisasi pakai brush-ing/stamp-ing).

>> Masih dengan jalan yang tadi sudah diedit. Buka lagi item properties-nya.

>> Alihkan perhatian kalian pada kelompok Vegetation di bagian bawah. Dari situ terbagi menjadi Left (perubahan untuk sisi kiri jalan) dan Right (perubahan untuk sisi kanan jalan).

>> Kita mulai dari Vegetation. Ada sebuah box di sebelahnya. Klik lalu pilih semua jenis pohon dan semak-semak yang diinginkan.

Keterangan : agar memudahkan saya kasih gambaran umum jenis pepohonan yang sering dipakai.

--- Jenis vegetation sebagai berikut :: leaved_tree = pohon biasa (bentuk bulat atau oval; pine = cemara; spruce = pinus (aka pohon natal :D); leaved_bush = semak-semak; mixed_forest = pohon campur-campur (di hutan); birch = (semacam kayu putih, tapi nggak ada di Indonesia); cutted_tree = pohon bekas ditebang; sprites = versi LOD (far) dari model pohon; palm = pohon palem (ala negara Arab); shrubs = semak-semak kecil; dan lain-lain.

--- Asal model berdasarkan nama awalan sebagai berikut :: sc = DLC Scandinavia; fr = DLC Vive la France (padahal paling banyak dipakai di semua map original maupun DLC); it = DLC Italia (cenderung kering); balt = DLC Beyond the Baltic Sea (recommended, modelnya paling bagus); blke = DLC Road to the Black Sea (kebanyakan berupa semak-semak dan pohon kecil, cenderung kering)

>> Setelah itu ada box Sparsity, merupakan rentang kerapatan(density) antar pepohonan. Default = 400 (versi lawasnya 400.000). Jika spars kurang dari 400, maka akan lebih padat/rapat. Sedangkan jika spars lebih dari 400, maka akan lebih renggang/tidak rata. Semakin kecil jumlahnya, semakin rapat kerapatannya.

>> Kemudian ada box from dan to, merupakan jarak sebaran pohon dengan tepi jalan. ‘From’ berarti batas awal (paling dekat dengan tepi jalan), dan ‘To’ berarti batas akhirnya. Pastikan nilai From < To. Kalau kebalik maka ya… pohonya nggak muncul.

>> Sampai disitu seharusnya vegetasi/pohon pilihan kalian sudah muncul di map. Kalau belum, perhatikan lagi penjelasan saya tepat diatas situ.

>> Jika sudah, sekarang kita coba buat variasi lain. Pertama Scale, merupakan besar-kecilnya pepohonan. Kalau dirasa terlalu besar, bisa diganti scale-nya. Default = 80-120%; 50-60% = lebih kecil; 100-120% = lebih besar/jumbo.

>> Adapun Hi-poly models, merupakan rentang level detail tiap model pepohonan. Ini cukup penting dalam membuat performa grafis di game agar lebih ringan.

Default = 50 m; Kurang dari 50, berarti sebarannya makin kecil (lebih banyak model LOD (low-poly) (dan grafisnya jadi lebih enteng, tetapi nilai estetika/tampilan makin jelek). Sedangkan Lebih dari 50, berarti sebaran detailnya makin banyak (hati-hati, grafisnya jadi makin berat dan sering nge-lag)

>> Sisanya untuk opsi lain dipelajari sendiri dengan bantuan tutorial Mengenal Item Properties (Road/Jalan).

>> Sudah, silahkan tekan OK kalau dirasa cukup.

"Jangan lupa LIKE Halaman Facebook untuk blog PEJINDO"

>> DISINI <<

(Trik Spesial #3)

Sebenarnya sudah saya singgung di tutorial Mengenal Item Properties. Tapi disini saya jadikan trik spesial. Yaitu cara cepat memilih menu/opsi item properties yang sama di sisi yang berbeda. (ehm… paham nggak maksud saya?)

Sekarang coba perhatikan menu pilihan kotak-kotak ini?

Kotak panah ke kiri : Menyamakan pengaturan yang telah dipilih sebelumnya dengan bagian kirinya.

Kotak panah kiri-kanan : Memutar-balikkan pengaturan yang telah dipilih antara yang kiri maupun kanan.

Kotak panah ke kanan : Menyamakan pengaturan yang telah dipilih sebelumnya dengan bagian kanannya.

Perlu kalian tahu bawa fungsi ini sangat membantu dalam memudahkan dan mempercepat memilih opsi/menu item properties.

Saya demonstrasikan sebagai berikut. Pertama saya edit tekstur/material terrain untuk sisi Left(kiri).

Kita coba kota yang tengah (dua panah) dulu. Amati apa yang terjadi setelah saya klik.

Belum puas, sekarang klik kotak kiri (panah kiri). Hasilnya adalah…

Masih tidak percaya? Cobain pada opsi/menu yang lain juga.

 

(Trik Spesial #4)

Marik kita coba pakai salah satu tool yang sangat berguna untuk mempercepat proses kalian mengatur terrain pada item road. Yap, tool “Terrain Picker”

Mengacu pada sub-2 bertajuk “Luas dan Kontur Tanah” Ada cara cepat untuk mengatur otomatis bentuk terrain awal agar cukup di-copy pada sisi yang lain.

Silahkan buka Map editor tutorial (Part 13) Tool Istimewa Map Editor ETS2 (1.30-1.35 keatas) untuk informasi lebih lanjut.

 

Waduh, seperti penjelasan disini sudah terlalu banyak, ditambah gambar-gambar yang jumlahnya lumayan. Karena itu, saya akan sambung di bagian selanjutnya. Masih tentang cara mempercantik jalan.

Kalian bisa baca tutorial untuk lihat fungsi-fungsi lain yang harus kalian tahu di Road map properties (sisanya saya juga akan jelaskan di bagian selanjutnya)

Jadi, Tetap ikuti terus BLOG PEJINDO. Jangan lupa like dan share (berbagi). Semoga bermanfaat!

"Jangan lupa LIKE Halaman Facebook untuk blog PEJINDO"

>> DISINI <<


Lihat Tutorial Sebelumnya :

## Trik Dasar Mapping ETS2 : Menambah Jalan Sederhana ##

Lihat Tutorial Selanjutnya :

##Trik Dasar Mapping ETS2 : Mengolah & Mepercantik Jalan P-2##

Kembali ke Tutorial Utama :

## (Part 1) Pendahuluan ##

## Trik Dasar Mapping ETS2 : Pemanasan ##

Trik Dasar Buat Map ETS2 Part 2 : Jalan Raya (Item : Road)

#2 Teknik Dasar Map Editor (Membuat Jalan Sederhana) [Item=Road]

Diperbarui pada : Juli 2021
Alasan : Ganti Link

Salam! Disini saya jelaskan bagaimana teknik dasar membuat map/peta yang baik di Program Map Editor untuk game ETS2 atau ATS. Setiap orang punya teknik dan gaya pembuatan map yang berbeda. Yang pasti program map editor pada game lain juga berbeda (kecuali ATS yang dirilis oleh perusahaan game yang sama dengan ETS2).

Komponen utama dan WAJIB dari sebuah map(peta) adalah jalan atau Road. Kalau tidak ada jalan, bagaimana truk bisa lewat? 

Disini saya ajarkan sedikit demi sedikit cara dasar membuat jalan baru. Saat ini kalian tidak harus memaksakan diri membuat sebuah kota. Karena khusus item jalan, kalian bisa menambahkannya di tempat apapun. Kalian bisa buat jalan pedesaan yang lapang, jalan berkelok-kelok menembus pegunungan, atau jalan dengan beberapa pemukiman di sisinya.

Hasil jadinya pun untuk saat ini cukup dijalankan lewat mode “Run Map”, tidak lewat profile game pada umumnya karena ada banyak komponen lain yang harus diberikan (kapan-kapan saya jelaskan di lain topik)



Saat ini saya pakai game ETS2 versi 1.35. Bagi kalian yang versinya tidak sama masih bisa mengikuti tutorial ini. Minimal versi 1.23 sampai versi terbaru saat ini (boleh di versi 1.28, 1.30, dsb.). Boleh juga dibuat di game ATS karena secara garis besar caranya sama kok.
Silahkan ikuti berbagai petunjuk di bawah ini.


1. Membuka Map Editor

Silahkan buka game masing-masing untuk sekalian membuka map editor. Untuk kalian yang masih bingung, langsung buka artikel (Part 2) Cara Membuka Map Editor.

Untuk kali ini kita akan coba buat map baru atau New Map (otomatis berjenis stand-alone). Tapi bagi kalian yang mau buat jalan di map orisinil/original/map base yakni europe.mbd, oke silahkan saja asalkan tidak mengganggu sektor map yang sudah ada (dan tentunya cukup berat karena banyak sektor map yang dimuat, jadi saat save map akan memakan waktu cukup lama).

Pastikan kalian sudah belajar dari Tutorial pertama Trik Dasar Mapping ETS2 : Pemanasan.


Kalau sudah siap, mari lanjut ke petunjuk berikutnya!


2. Menambah Jalan

Untuk membuatnya langsung saja ikuti langkah berikut. Mode tampilan yang aktif saat ini ialah Top Camera atau Helicopter View atau KAMERA ATAS.

>> Pilih Road pada menu Item Type, atau langsung tekan tombol ‘1’ di keyboard. Pilih New Item bergambar plus (+) pada kelompok Edit Mode, atau tekan tombol E di Keyboard.


>> Nanti akan muncul jendela ‘road item default properties’. Pilih jenis dan setting jalan yang ingin digunakan. Untuk memahami lebih lanjut tentang jenis jalan yang akan ditambahkan, berikut saya paparkan di bawah ini.


Road Type : Kalian bisa memilih berbagai jenis jalan yang ingin dipakai. Jenis jalan yang tersedia yaitu jalan biasa (road), jalan perkotaan (cityroad), atau jalan cepat (highway). Adapun jalan dengan satu lajur (1 lane), dua lajur (2 lanes), ataupun lebih. Serta jarak ditengah antara 2 jalan mulai dari 1m, 2m, 5m, sampai 10m

Road Shader : Disini tersedia berbagai jenis tekstur jalan yang bisa kalian pakai. Baik berupa jalan aspal maupun jalan tanah

Central Shader : Jika kalian memilih jalan yang berjenis two-way (bukan one-way atau satu arah) yang memiliki dua arah jalan berjarak tengah 1m, 2m, atau lebih, pilihan ini akan muncul. Terdiri dari bermacam tekstur tanah (terrain) yang bisa dipilih, mulai dari rumput hijau, rumput kering, tanah, pasir, batu, maupun aspal.

Type : Disini ada dua jenis jalan yang bisa dipilih. Ada yang bertipe road (hanya jalanan biasa), dan bertipe city road (jalan disertai trotoar).

Catatan : Pada versi 1.23 kebawah sempat tersedia pilihan ‘terrain’ dimana hanya ditambah terrain (tanah) saja tanpa jalan. Namun setelahnya, opsi tersebut terpisah dari item road dan sudah berdiri sendiri (memiliki item properties tersendiri).

Ada kelompok ‘Left’ dan kelompok ‘Right’. Masing-masing bagian memiliki pilihan yang sama sebagai berikut.

Terrain shader : Kalian bisa memilih tekstur tanah (terrain) yang bisa dipilih, mulai dari rumput hijau, rumput kering, tanah, pasir, batu, maupun aspal.

Sidewalk : Jika kalian mengaktikan ‘City road’ pada kelompok Type, maka pilihan ini akan muncul. Terdiri dari berbagai macam tekstur trotoar yang bisa dipilih.

Pada jenis jalan tertentu dalam menu ‘Road Type’ ada yang berjenis road template yang terdapat lebih banyak pilihan yang bisa diatur. Biasanya jalan jenis ini digunakan pada peta DLC, tapi aset tersebut sudah tersedia dari base game itu sendiri. Kalian bisa memilih jalan yang diawali tanda (*) atau yang berawalan fr, ger, it, balt, serta blke.

Jika memilih jalan berjenis road-template tersebut, maka akan muncul pilihan baru pada bagian bawah, namun otomatis pilihan Type (yang ada ceklis road dan city road) dan pillihan Sidewalk langsung menghilang.

Berikut pilihan tambahan yang tersedia untuk jenis road-template.



Road Look : Kalian bisa memilih tekstur aspal yang tersedia, sama halnya dengan Road Shader.

Road Variant : Yang berbeda disini, kalian bisa menentukan variasi bentuk garis putih/kuning pada jalan, seperti garis putus-putus (broken), garis lurus (single), garis lurus ganda (double), tanpa garis (no line) dan lain-lain.

Left Edge dan Right Edge : Disini kalian bisa memilih jenis/item pinggiran jalan yang akan dipakai, baik berupa trotoar (sidewalk) maupun sebatas tanah saja (shoulder).


>> Setelah memilih jenis jalan yang ingin digunakan, langsung klik kiri mouse di map editor. Lalu geser atau tarik garis ke arah yang diinginkan, dan klik kiri mouse lagi. Maka item jalan sudah muncul di situ.



>> Kalau jalan baru-nya tidak muncul, itu berarti jaraknya terlalu pendek. Silahkan buat lagi dengan jarak lebih panjang sampaai muncul. Kalau masih tidak muncul juga, maka harus di zoom (perbesar atau perkecil) sampai jalannya muncul.

>> Untuk melanjutkan atau menambahkan lagi, klik lagi dan geser kembali ke arah lain secara terus menerus hingga membentuk satu jalur jalan yang diinginkan.



>> Jika sudah selesai, silahkan pilih Move Item dengan ikon Panah Biru di toolbar atau langsung tekan tombol ‘M’ di keyboard. Lalu tata kembali item jalan tersebut sesuai keinginan.

Sudah jadi, kan? Tapi masih terlihat polos.

>> Silahkan pilih Item Properties dengan ikon Kotak Biru dan Tanda Tanya, atau langsung tekan tombol ‘P’ di keyboard.

>> Lalu pilih salah satu titik atau node dengan klik kiri mouse, atau blok saja semua titik/node yang ada seperti yang saya sampaikan di Trik Dasar Mapping ETS2 : Pemanasan.


>> Langsung muncul dialog/jendela road item properties. Untuk memahami lebih lanjut tentang pilihan dan pengaturannya bisa membuka artikel ini berjudul Mengenal Item Properties (Road/Jalan).

>> Perhatikan juga label tulisan “left”, “right”, atau “center” disana. Maknanya itu adalah posisi terrain jalan yang diubah. Left berarti di kiri jalan, Right berarti di kanan jalan, dan Center itu ya… di tengah jalan (khusus jalan dua lajur atau lebih yang dibatasi median atau pembatas di tengah jalan). 

>> Jika sudah tekan OK.


Kalian bisa membuat variasi lain selain contoh diatas dengan kreativitas dan imajinasi kalian. Tentunya sesuai daerah yang ingin kalian bangun. Baik yang ingin membuat daerah datar ataupun berbukit.

Masih polos, sepertinya kita harus mempercantik item itu biar lebih menarik. Akan saya bahas kok di tutorial selanjutnya ;-)

Kalian bisa melihat map Eropa yang sudah ada di game atau dari mod map (peta) lain untuk mencari inspirasi. Sering-seringlah berlatih, dan pada akhirnya kalian akan menjadi mahir dalam membuat peta.

(Trik Spesial #1)

Mungkin kalian sempat bertanya-tanya. Kenapa setiap node (titik) item tersebut berwarna merah dan hijau?

Ini berfungsi ketika kalian ingin menghubungkan node item yang terpisah. Saat dihubungkan, node yang berwarna merah harus dihubungkan dengan node hijau. Dan Item ini tidak bisa terhubung satu sama lain jika berwarna sama (baik merah dengan merah, maupun hijau dengan hijau).

Saya ibaratkan mereka sebagai magnet atau listrik yang bermuatan positif atau negatif. Saya misalkan node (titik) hijau bermuatan positif, dan node (titik) merah bermuatan negatif. Jika positif dihubungkan dengan negatif, pasti akan saling berhubungan/bergandengan. Jika postif atau negatif dihubungkan sesamanya, maka pasti terjadi tolak-menolak (tidak gandeng). Kalau tidak percaya, coba saja sendiri!



(Trik Spesial #2)

Namun jika kalian sudah mencoba menggandengkan/menghubungkan node item merah dan hijau, tetapi masih saja belum bisa gandeng/terhubung. Nah, ini pasti ada masalah lain? Ya, karena ketinggian (height) masing-masing tidak sama. Untuk mengatasinya cukup samakan ketinggiannya. Caranya sebagai berikut.

Cara 1 : Klik kiri dan tekan tombol Alt kiri pada salah satu titik/node yang ingin dihubungkan, lalu geser dan tahan mouse sambil terus tekan tombol Alt itu kemudian hubungkan ke titik/node lain yang dituju. (Syarat : Snap to Nodes Harus Aktif)


Cara 2 : Pilih Snap to Ground (berikon magnet dan garis melengkung) pada kelompok Snap, lalu pilih satu node item yang ingin dipilih untuk selanjutkan dihubungkan dengan node item terpisah lainnya secara langsung. Cara ini dibilang lebih mudah tetapi tool ‘Snap to Ground’ hanya muncul untuk ETS2 versi 1.23 ke atas.


Cara 3 : Pilih atau blok dua node item terpisah yang ingin dihubungkan, lalu gunakan Node Properties (berikon lingkaran warna pink dengan tanda tanya) atau tekan N di keyboard. Lantas pilihlah salah satu titik yang sudah diblok tadi. Setelah muncul dialog, pada baris Position pada kolom/kotak bagian tengah isi angka yang diinginkan lalu pilih OK. Setelah itu hubungkan kedua node tersebut seperti biasa.


Catatan : Untuk cara 3, sebelum mengisi angka pada position di Node properties ataupun membuka Node properties, kalian harus tau (ketinggian) terakhir dari salah satu node yang ingin dihubungkan. Untuk mengatasinya cukup pilih dan sentuh salah satu node tersebut, lalu cek dan lihat deretan angka (koordinat) di pojok kanan bawah yang bagian tengah (sumbu Y), atau lihat angka yang sudah ditunjukkan setelah height di tempat yang sama jika kalian mengaktifkan tool ‘Height’ (tombol H di keyboard) berikon kotak kecil berpanah dua arah dibawahnya). Baru kemudian buka node properties dan isi angka yang sudah ditunjukkan tersebut.


3. Menyimpan Map

Jika sudah selesai, simpan map kalian tersebut. Masih bingung? Silahkan buka artikel ini berjudul (Part 3) Cara Menyimpan Map dan Memainkannya di Map Editor

Masih ada trik dasar map editor lainnya yang ingin saya sampaikan. Jadi, Tetap ikuti terus perkembangan terbaru hanya di BLOG PEJINDO. Jangan lupa like dan share (berbagi). Semoga bermanfaat!



Lihat Tutorial Sebelumnya :
Lihat Tutorial Selanjutnya :
Kembali ke Tutorial Utama :